Aku bukan pekerja, melainkan penolong sesama
Aku mengisi perut yang lapar sehingga bisa berpikir dan berkarya,
kata Juru Masak
Aku mendidik masyarakat untuk tahu cara yang benar dan baik untuk hidup bersama,
kata Pengacara
Aku menjaga keamanan harta dan jaminan masa depan finansial para penolong,
kata Pegawai Bank dan Manajer Keuangan
Aku menyingkirkan sampah yang mungkin menghalangi jalan dan menimbulkan aroma, kata Penyapu Jalanan
Aku menyediakan tempat berbaring agar tubuh para penolong segar kembali,
kata Pembersih Kamar Hotel
Aku membantu bocah-bocah supaya tahu meregulasi emosi dan membawa diri,
kata Guru Pendidikan Anak Usia Dini
Aku menjaga lalu lintas agar aman bagi para penolong bepergian,
kata Pak Polisi
Aku menghantarkan para penolong sesama ke tempat bantuannya dibutuhkan,
kata Masinis Kereta Api
Aku mendoakan para penolong agar menjalani hidup berarti, seturut kehendak Ilahi,
kata Biarawan dan Biarawati
Aku menyelamatkan korban bencana atau penikmat alam yang jatuh sakit,
kata Sang Pendaki
Siapapun Anda, di manapun Anda ditempatkan,
kita menjadi penolong bagi dia dan mereka
Manusia pada hakikatnya bekerja untuk memenuhi kebutuhan manusia lain
Bagaimana dengan Anda, wahai Penolong Sesama?
Selamat menikmati waktu-waktu yang Anda habiskan untuk bermanfaat bagi alam semesta!
No comments:
Post a Comment